Mengapa Lonjakan Komplain Tidak Selalu Perlu Tambah Tim?

Mengapa Lonjakan Komplain Tidak Selalu Perlu Tambah Tim?

Ketika volume komplain tiba-tiba meningkat, reaksi pertama banyak perusahaan adalah menambah jumlah agen. Keputusan ini terasa logis di permukaan, tetapi sering kali tidak menyentuh akar permasalahannya. Menambah staf secara cepat tanpa evaluasi proses bisa meningkatkan biaya operasional, mempersulit manajemen tim, dan bahkan menurunkan konsistensi kualitas layanan dalam menangani lonjakan komplain. Sebelum menambah agen, ada pertanyaan yang lebih penting untuk dijawab: apakah sistem dan proses yang ada sudah benar-benar mendukung tim secara optimal?

Solutif - vendor contact center untuk bank dan fintech

Solutif – vendor contact center untuk bank dan fintech

Ketika ada sebuah peristiwa, ada sebuah bank digital ternama di Indonesia baru saja meluncurkan fitur investasi terbaru. Antusiasme nasabah tinggi, tapi di balik layar, sesuatu yang lain juga sedang ‘meledak’. Ribuan panggilan dan chat masuk membanjiri saluran dukungan pelanggan. Bukan sekadar pertanyaan teknis, tetapi pertanyaan-pertanyaan bernuansa finansial yang kompleks yang tak terjawab oleh script baku. Agen di ujung telepon, meski bersuara ramah, terdengar gagap. Mereka tidak cukup dilatih untuk menerjemahkan istilah-istilah seperti ‘yield‘, ‘risk profile‘, atau ‘diversifikasi‘ ke dalam bahasa yang mudah dipahami nasabah awam.

peran ai untuk bpo rumah sakit

Bagaimana Peran AI untuk Layanan BPO Rumah Sakit

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor, termasuk layanan BPO (Business Process Outsourcing) di rumah sakit, telah menjadi fenomena yang signifikan. AI tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.